coolant mesin bubut cnc metalworking fluids

Performa coolant mesin bubut CNC atau metalworking fluids sangat ditentukan oleh kualitas air yang digunakan. Aplikasi coolant biasanya menggunakan konsentrasi sekitar 10%. Dengan demikian kadar airnya sangat dominan, sekitar 90%! Inilah alasan mengapa kualitas air yang digunakan harus diperhatikan, karena merupakan komponen mayoritas.

Air biasanya mengandung Sodium, Potasium, Kalsium dan Magnesium. Mineral-mineral ini dapat bereaksi dengan klorida dan coolant sehingga dapat membuat mesin dan tool berkarat dan konsumsi coolant boros.

Mineral dalam air akan meningkatkan pertumbuhan bakteri karena mineral berfungsi sebagai “makanan” bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Kehadiran bakteri SRB (Sulphate Reducing Bateria) akan menghasilkan asam H2S yang korosif dan berbau busuk.

Problem mineral perlu diwaspadai karena pada saat aplikasi, air akan menguap dan mineralnya tertinggal di coolant dan terakumulasi. Karena mineral terus terakumulasi, jika tidak ditangani maka problem mineral akan terus meningkat.

Dampak Buruk Hard Water Terhadap Coolant
Air digolongkan sebagai hard water jika kandungan Ca atau Mg (sebagai garam karbonat) di atas 120 ppm. Semakin tinggi kandungan mineralnya maka semakin tinggi konsentrasi coolant yang dibutuhkan. Jadi, pemakaian hardwater akan membuat konsumsi coolant lebih boros.

Softened water juga tidak disarankan untuk aplikasi metal coolant karena kandungan Mg2+ dan Ca 2+ digantikan dengan Na+. Sumber air yang baik untuk aplikasi coolant adalah Deionized Water (DI Water) atau air hasil reverse osmosis.

Konsumsi konsentrat coolant akan berkurang 1% ketika hardness water (kesadahan air) turun 17 ppm. Sehingga jika hardness water yang kita gunakan 170 ppm lebih rendah dari sebelumnya, dan jika pemakaian coolant 100 drum/bulan, maka penghematannya adalah 10 drum/bulan.

Keuntungan Menggunakan Pure Water
Air dikatakan sebagai pure water jika kandungan Ca atau Mg (hardness water) nya  0 (nol) ppm. Keuntungan yang didapat dengan menggunakan pure water untuk aplikasi coolant mesin CNC adalah:
(1) Konsumsi konsentrat coolant lebih hemat
(2) Umur coolant lebih lama, dan
(3) Limbah coolant berkurang

Untuk menggunakan pure water diperlukan tambahan biaya investasi alat deionizer. Meski demikian, secara total cost akan lebih menguntungkan mengingat manfaatnya yang begitu besar.

Standard kelayakan kualitas air untuk aplikasi coolant

Jika pure water tidak dapat disediakan dan hanya mampu menggunakan air PDAM (city water) atau air tanah maka solusinya adalah :

  • Lakukan pengujian air untuk melihat kandungan hardness-nya
  • Gunakan coolant yang memiliki ketahanan terhadap air dengan hardness yang tinggi

Coolant mesin bubut CNC juga dikenal dengan istilah metal coolant, atau metalworking fluid. Silakan baca water treatment plant pabrik kelapa sawit yang juga membahas tentang pentingnya kualitas air.

Silakan share ke: