Coolant Mesin CNC metalworking fluids

Coolant mesin CNC (Computer Numerical Control) adalah cairan yang berfungsi untuk pendinginan sekaligus pelumasan pada mesin pengerjaan logam. Cairan ini disebut juga metalworking fluids atau metal coolant. Ada beberapa fenomena menarik yang perlu diketahui saat aplikasiya.

Drum mengembang

  • Drum yang digunakan untuk menyimpan tramp oil lama-lama bisa mengembang
  • Fenomena ini terjadi karena ada pertumbuhan bakteri yang menghasilkan gas H2S
  • Solusi: lakukan penanganan limbah tramp oil dengan benar

   Bau tidak sedap

  • Fenomena ini terjadi setelah mesin off beberapa hari karena libur panjang atau kerusakan mesin cnc
  • Timbulnya bau tidak sedap karena ada pertumbuhan bakteri yang mengeluarkan H2S
  • Solusi: sebelum libur, tangki metal coolant perlu ditambah biocide untuk mencegah pertumbuhan bakteri

Concentration drop

Adalah fenomena konsentrasi coolant mesin cnc dalam tangki yang tidak dapat dijaga dengan standard top up (30-50% dari konsentrasi yang dikehendaki). Hal ini dapat disebabkan oleh:

  • Air yang digunakan memiliki kesadahan tinggi (hard water)
  • Hardness coolant tinggi
  • Carry off coolant tidak normal
  • Ada masalahcoolant stability
  • Banyak bakteri
  • Solusinya dengan memperbaiki kondisi 1-5 di atas

pH Turun
Fenomena pH coolant dalam tangki menurun. Standard pH : 8,3 – 9,5. Hal ini terjadi karena:

  • Banyak bakteri (maks. 100.000 col/cc)
  • Kontaminasi
  • Konsentrasi coolant rendah
  • Solusi: bersihkan coolant terlebih dahulu, jika pH belum normal silakan naikkan konsentrasinya
  • Dalam mengukur konsentrasi coolant dengan refractometer, pastikan sudah ditentukan nilai reftractive index dengan benar

Baca juga : Cutting Fluid – Cara Menentukan Refractive Index

pH Naik
Fenomena kenaikan pH coolant dalam tangki dapat terjadi karena:

  • Kontaminasi
  • Tingginya konsentrasi coolant
  • Solusi: bersihkan kontaminasi dan turunkan konsentrasi coolant hingga level standard

Konsentrasi tetap
Konsentrasi coolant dalam tangki dari waktu ke waktu seharusnya terus meningkat, karena setiap saat airnya terus menguap (pengaruh panas lingkungan mesin). Fenomena terjadinya konsentrasi tetap dapat disebabkan oleh:

  • Kontaminasi tramp oil dan chips
  • Carry off coolant tidak normal
  • Masalah coolant stability; saat volume air berkurang (menguap karena panas), coolant yang tidak stabil rusak sebagian sehingga konsentrasinya tetap
  • Solusinya dengan membersihkan coolant dan lakukan coolant stability test

Stabilitas konsentrasi
Fenomena ini dipengaruhi oleh:

  • Kecepatan penguapan air
    Makin cepat penguapannya, makin tidak stabil konsentrasinya, karena dalam beberapa menit konsentrasinya dapat naik derastis
  • Volume tangki coolant
    Makin besar volumenya, makin stabil konsentrasinya. Contoh: Mesin A yang volumenya hanya 200 liter, ketika airnya menguap 40 liter maka konsentrasi langsung naik dari 5% menjadi 6,3%. Sedangkan mesin B yang volumenya 1000 liter, jika menguap 40 liter, maka konsentrasinya hanya naik sedikit, yaitu dari 5% menjadi 5,2%
  • Besarnya konsentrasi
    Jika volume tangkinya sama, dan kecepatan penguapannya sama, maka yang berpengaruh adalah besarnya konsentrasi. Misalnya mesin A dan B volumenya sama-sama 400 liter, dan kecepatan penguapannya 40 liter per 6jam.

    Jika konsentrasi collant di tangki A 12%, maka dalam 6 jam akan naik menjadi 13,3%. Sedangkan jika tangki B konsentrasinya 4%, maka dalam 6 jam konsentrasinya hanya naik menjadi 4,4%.
    Jadi, konsentrasi yang lebih kecil akan lebih stabil.

Fenomena Top Up
Mana yang lebih baik, top up coolant 3x sehari atau 2 hari sekali? Jawaban yang tepat adalah: makin sering top up semakin baik! Hal ini karena sejalan dengan waktu konsentrasi coolant akan terus menaik (karena air terus menguap). Dengan kenaikan konsentrasi, artinya pemakaian coolant Anda bertambah boros.

Dengan adanya top up yang semakin sering, maka kenaikan konsentrasi coolant yang berkelanjutan dapat dicegah.

Ringkasan
Fenomena dalam dunia metalworking fluids atau metal coolant yang sudah anda ketahui:

  • Drum tramp oil mengembang
  • Bau busuk khususnya setelah mesin off
  • Concentration drop
  • pH turun
  • pH naik
  • Konsentrasi tetap
  • Stabilitas konsentrasi
  • Cara top up yang lebih baik

Baca juga: Coolant Solution

Jika memerlukan info lebih lanjut tentang coolant mesin cnc atau untuk permintaan sampel silakan hubungi kami.

Silakan share ke: