mengatasi tramp oil.JPG

Mengatasi tramp oil ternyata tidak hanya dari segi teknis saja, misalnya dengan pengencangan baut agar tidak terjadi kebocoran oli, dengan pengurasan dan lain-lain. Ternyata penggunaan jenis coolant yang tepat juga dapat membantu mengurangi masalah tramp oil di mesin CNC.

Tramp oil adalah minyak dari mesin CNC yang bercampur dengan coolant atau metalworking fluids. Biasanya minyak menetes dari hydraulic atau slideway mesin tersebut. Jika volume tramp oil sudah cukup banyak, akan teremulsi dengan coolant dan menyebabkan masalah performa coolant.

Problem

Semakin banyak tramp oil maka semakin banyak pula oil yang teremulsi dalam coolant. Akibatnya, customer lebih sering melakukan pengurasan coolant pada mesin CNC. Adanya tramp oil juga menyebabkan bakteri dapat berkembang sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, mesin CNC menjadi kotor sehingga harus sering melakukan cleaning mesin yang mengorbankan produktivitas mesin dan produktivitas man power.

Solusi

Untuk mengatasi masalah tersebut, Eonchemicals melakukan uji coba (trial) Eontrim C385MS, coolant jenis synthetic yang memiliki benefit:

  • Tramp oil rejection yang sangat baik sehingga tramp oil tidak mudah teremulsi dengan coolant
  • Carry off coolant rendah, sehingga pemakaian coolant lebih irit

Prosedur Trial

  • Menguras mesin CNC tersebut dan melakukan cleaning mesin secara total
  • Isi dengan solution coolant Eontrim C385MS dengan konsentrasi 5%
  • Waktu trial yang disepakati adalah 30 hari

Hasil Trial

mengatasi tramp oil problem

Setelah 30 hari, tramp oil tidak teremulsi dengan coolant (mengambang) sehingga tramp oil dapat dibersihkan dengan mudah tanpa perlu dilakukan pengurasan.

Kesimpulan

Hasil trial produk Eontrim C385MS dapat menyelesaikan masalah tramp oil pada mesin CNC. User merasa sangat puas dan merekomendasikan untuk melakukan penggantian coolant existing dengan Eontrim C385MS secara bertahap pada seluruh mesin CNC di plant mereka untuk mengatasi tramp oil.

Silakan share ke: