perhitungan blowdown boiler calculation

Perhitungan blowdown boiler yang akurat sangat penting untuk keamanan boiler Anda. Artikel ini menyajikan contoh perhitungan kecepatan blowdown (blowdown rate) dan durasi blowdown (blowdown time). Perlu dipahami bahwa boiler feed water atau air umpan boiler masih mengadung pengotor sebagai padatan terlarut yang biasa disebut dengan Total Dissolved Solids (TDS). Pengotor yang terus menerus masuk ke dalam boiler ini akan terakumulasi dengan cepat dalam boiler, karena air boiler terus menerus menjadi steam.

Jika akumulasi TDS dibiarkan, maka akan terjadi boiler problems seperti penyumbatan dan overheating. Untuk menghindari problem tersebut, maka diperlukan proses pembuangan kotoran dengan perhitungan blowdown boiler yang tepat.

Contoh Perhitungan 
Berdasarkan data lapangan, diketahui sebagai berikut:

  • Steam flow boiler : 27 ton/jam (Lihat dari control panel)
  • TDS boiler maximum : 1900 ppm
  • TDS feed water : 100 ppm

Maka, berapakah blowdown rate dan blowdown time-nya?

Jabawan:

Menghitung Blowdown Rate Boiler
Blowdown rate adalah kecepatan blowdown atau jumlah air kotor dalam boiler yang harus dibuang dalam setiap jam. Biasanya dinyatakan dalam satuan ton per jam. Tujuan perhitungan blowdown boiler rate ini adalah untuk memastikan bahwa jumlah kotoran yang harus dibuang akan benar-benar tuntas sehingga boiler Anda akan senantiasa dalam level aman.

Blowdown rate = Steam Flow / (Cycle – 1)              
Cycle (C) =TDS Boiler Max / TDS Feed Water  
= 1900 / 100
= 19

Sehingga:
Blowdown rate = (27 ton / jam) / (19 – 1)
= 1,5 ton/jam

Jadi, untuk menjaga boiler agar tetap di level aman terhadap akumulasi zat-zat pengotor (TDS maksimum 1900 ppm), diperlukan rate blowdown 1,5 ton/jam.        

Menghitung Blowdown Time Boiler
Selanjutnya, untuk menentukan durasi blowdown atau blowdown time boiler perlu diketahui diameter pipa blowdown serta working pressurenya, kemudian lihat tabel di bawah ini untuk perhitungannya.

tabel kalkulasi blowdown boiler

Bila diketahui diameter pipa blowdown = 1” dan pressure = 9,5 Kg/cm2, maka durasi blowdown bisa dihitung dengan cara interpolasi data. Perhatikan angka-angka berwarna merah pada tabel di atas, patokan utamanya adalah nilai pressure aktual.

Karena pressure aktualnya adalah 9,5 maka data pressure untuk perhitungan interpolasi adalah 10, 56 dan 8,8 (karena 9,5 terletak di antara range tersebut). Dengan melihat kolom diameter pipe, maka diperoleh persamaan interpolasi data sebagai berikut:

(10,56 – 8,8) / (9,5 – 8,8) = (503,94 – 463,08) / (x – 463,08)

Sehingga diperoleh:
x = 480 liter/menit

Jadi, untuk blowdown rate 1,5 ton/jam jika diaplikasikan pada pipa blowdown berdiameter 1″ dengan pressure 9,5 Kg/cm2 diperlukan durasi blowdown:
= (1,5 ton / jam) / (480 liter / menit)    
= (1.500 liter / jam) / (480 liter / menit)
= 3,13 menit / jam
(dalam setiap jam, valve blowdown dibuka selama 3,13 menit).

Hasil perhitungan blowdown boiler di atas dijadikan dasar untuk pelaksanaan blowdown baik secara manual atau otomatis.

Silakan share ke: